Kesalahan dalam Watchmaker Analogy
Saya sering sekali diajak diskusi oleh teman-teman theist, banyak sekali tema yang kami bahas, dan mereka seringkali memberikan analogi yang serupa dan cukup terkenal. Yap, seperti yang sudah kawan lihat di judul, analogi tersebut adalah analogi pembuat jam atau yang biasa disebut sebagai The Watchmaker Analogy. Merujuk pada buku karya filsuf Inggris, William Paley, berjudul Natural Theoloy, "Bayangkan bahwa anda menemukan sebuah jam dilapangan terbuka, dan anda melihat jam tersebut begitu kompleks dan rumit, sehingga membuat anda menyimpulkan bahwa jam memiliki pencipta (Pembuat Jam)", maka dari itu dapat kita simpulkan bahwa Watchmaker Analogy adalah analogi yang menyatakan bahwa sesuatu yang kompleks membutuhkan seorang desainer atau pendesain atas ke-kompleks-an tersebut.
Argumen ini sebenarnya memiliki banyak versi, contohnya, Ian Juby menggunakan analogi "Building and a Builder", dan Ray Comfort dengan analogi "Painting and a Painter" miliknya, namun semua analogi-analogi tersebut memiliki makna yang sama, bahwa sebuah kompleksitas harus mempunyai pencipta. Argumen ini acap kali digunakan oleh kawan theist sebagai pembuktian bahwa Tuhan itu ada. Mudahnya seperti ini :
Semua analogi dan argumen diatas tampak meyakinkan, bahwa kompleksitas membutuhkan yang namanya pencipta, lantas apa yang salah dari analogi diatas ? 😕😕 Sebenaranya, analogi diatas mempunyai beberapa kesalahan logika atau dalam Bahasa Inggris biasa disebut sebagai Logical Fallacy diantaranya :
Argumen ini sebenarnya memiliki banyak versi, contohnya, Ian Juby menggunakan analogi "Building and a Builder", dan Ray Comfort dengan analogi "Painting and a Painter" miliknya, namun semua analogi-analogi tersebut memiliki makna yang sama, bahwa sebuah kompleksitas harus mempunyai pencipta. Argumen ini acap kali digunakan oleh kawan theist sebagai pembuktian bahwa Tuhan itu ada. Mudahnya seperti ini :
jam => kompleks/rumit => memiliki pencipta => tukang jam <=> manusia => kompleks/rumit => memiliki pencipta => Tuhan.Oke, sampai sini paham ? Mari kita lanjutkan. ...
Semua analogi dan argumen diatas tampak meyakinkan, bahwa kompleksitas membutuhkan yang namanya pencipta, lantas apa yang salah dari analogi diatas ? 😕😕 Sebenaranya, analogi diatas mempunyai beberapa kesalahan logika atau dalam Bahasa Inggris biasa disebut sebagai Logical Fallacy diantaranya :
- False Analogy
- Ignores Natural Selection
- Special Pleading
Oke, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai beberapa Logical Fallacy diatas, mari kita mengupasnya satu persatu.
- False Analogy : Kesalahan logika yang menyatakan bahwa dikarenakan 2 hal berbagi suatu masalah yang sama maka 2 hal tersebut juga berbagi masalah yang sama dalam masalah lain. Dalam kasus ini Paley menyebutkan bahwa perbandingan bisa dilakukan, yaitu antara kompleksitas yang ada pada jam dengan kompleksitas yang ada pada manusia kemudian ia menarik kesimpulan bahwa keduanya sama-sama memiliki pencipta. Kesalahannya terletak pada pernyataan terakhir, yang menyatakan bahwa 2 hal berbagi suatu masalah yang sama (dalam kasus ini kompleksitas), maka 2 hal tersebut juga berbagi masalah yang sama dalam masalah lain (dalam kasus ini pencipta). Sekarang saya balik kesalahan logika tersebut menjadi seperti ini. Jam => kompleks/rumit => jam diciptakan pada abad ke-15 <=> manusia => kompleks/rumit => manusia diciptakan pada abad ke-15. Bagaimana ? Terdengar tidak masuk akal bukan ? Ingat, 2 hal yang berbagi suatu masalah yang sama belum tentu 2 hal tersebut berbagi masalah yang sama dalam masalah lain.
- Ignores Natural Selection : Analogi Pembuat Jam sangat bertentangan dengan Natural Selection (Seleksi Alam) yang telah terbukti secara sains bahwa benar adanya, kita tahu bahwa Natural Selection telah dan sedang membuktikan bahwa kompleksitas dapat terjadi dan terbentuk tanpa adanya Tuhan. Dan satu-satunya alasan dibalik mengapa kita mengetahui bahwasanya ada Pembuat Jam dibalik kompleksitas jam adalah, karena kita sudah tahu dari sananya bahwa jam itu dibuat oleh Pembuat Jam, jadi tidak ada hubungannya antara kompleksitas dan pembuat jam (pencipta). Ada banyak contoh dimana jam sedang diciptakan/dibuat oleh Pembuat Jam (pabrik), dan tidak ada satupun contoh dimana jam tidak dibuat oleh Pembuat Jam (pabrik). Namun berkebalikan, tidak ada satupun contoh dimana kehidupan dibuat oleh Tuhan, tapi ada banyak contoh, dan bukti ilmiah dimana Natural Selection menyusun kehidupan-kehidupan yang kompleks.
- Special Pleading : Kesalahan logika dimana pembuat analogi membuat pengecualian terhadap suatu kasus tanpa menjelaskan kenapa kasus tersebut layak untuk diberikan pengecualian. Kesalahan logika tersebut dimulai dimana ketika kita mengaplikasikan logika tersebut yang menyatakan bahwa suatu kompleksitas harus memiliki pencipta (Tuhan), maka pada akhirnya kita akan menemukan Tuhan itu sendiri sebagai suatu entitas yang kompleks, maka seharusnya Tuhan juga memiliki pencipta. Kemudian dititik inilah kawan-kawan theis melakukan kesalahan logika berupa Special Pleading Fallacy.
Seandainya jika Watchmaker Analogy bisa membuktikan keberadaan tuhan, maka yang menarik adalah justru Watchmaker Analogy membantah doktrin-doktrin ketuhanan dalam agama-agama monotheisme terutama agama-agama Abrahamik, sebuah ironi ketika para penganut agama monotheisme terutama agama-agama Abrahamik menggunakan analogi tersebut untuk mendukung keberadaan Tuhan mereka, mengapa ? Mari kita bahas, Tuhan dalam agama-agama Abrahamik merupakan tuhan yang bersifat Omnipotent (mahakuasa, tahu segalanya, menciptakan segalanya), yang berarti dialah satu-satunya tuhan yang menciptakan segala sesuatu yang ada di alam semesta. Kembali ke Watchmaker Analogy, bayangkan setelah menemukan jam dilapangan terbuka anda menemukan lemari es tergeletak disebelahnya, dan anda mendapati bahwa lemari es tersebut kompleks, apakah anda juga berpikir bahwa pembuat jam juga membuat lemari es tersebut ? Tentu tidak, Pembuat Lemari Es-lah yang menciptakan lemari es. Mengacu pada Watchmaker Analogy, maka ketentuan tersebut seharusnya juga berlaku pada Matahari, Bulan, Planet, Hewan, Tumbuhan, apakah anda berpikir bahwa hanya satu tuhan yang menciptakan itu semua ? Sekali lagi, seandainya jika Watchmaker Analogy bisa membuktikan keberadaan tuhan, maka seharusnya Tuhan tidak bersifat Omnipotent.
Regards NonBeliever
Komentar
Posting Komentar